Menangis dan tertawa itulah yang senantiasa mengiringi perilaku kehidupan kita manusia, kadang suka dan duka yang menjadi sebabnya. Tapi adakah nilai manfaat yang bisa kita dapatkan dari saat kita menangis atau saat kita tertawa itu. Coba tanyakan pada diri sendiri sebab apakah yang membuat dirimu menangis...? bila dikarenakan takut akan Alloh, takut akan siksaNya dan takut kehilangan KasihNya pastilah dirimu kan selamat di dunia dan akhirat. Bilakah tertawamu karena bahagia membayangkan syurgaNya, merasakan nikmatNya dan kasih sayangNya, maka itu akan membawamu bahagia didunia dan akhirat. Tapi bilakah sebaliknya saat tangisanmu hanya karena kesedihan ditinggalkan dunia dan tertawamu karena kesenangan dan kebanggaan terhadap dunia semata, maka na'udzubillah kawan itu adalah kesengsaraanmu di dunia dan diakhirat. Kecuali orang2 yang mau kembali kepadaNya. Kawan manakah bentuk tangisan dan tawa yang lebih condong kita lakukan selama ini...Mari lihatlah perilaku nabi Saw dan sahabatnya...
Suatu ketika Rosululloh Saw berkumpul dengan para Sahabatnya, beliau bertanya kepada Para sahabatnya “Siapa diantara kalian yang bisa membuat aku tertawa “? Saya Ya rosul jawab Umar bin khattab. Kemudian Sahabat Umar pun memulai ceritanya.” Dahulu sebelum aku mengenal Islam ,aku pernah Membuat Patung berhala dari Manisan , sewaktu aku lapar aku memakan berhala tersebut mulai dari kepalanya, terus tangannya hingga habis tak tersisa.” Mendengar cerita Umar Rasulullah Saw Tertawa hingga kelihatan gigi grahamnya, Beliaupun bersabda” Dimana akal kalian waktu Itu ?” Umar Menjawab “Akal kami memang Jenius tapi waktu itu yang menciptakan alam menyesatkan kami”
Lalu Rasulullah berkata kepada Umar” Ceritakan kepadaku Hal yang membuat aku menangis”? Umarpun memulai ceritanya ” Dahulu aku punya seorang anak perempuan, aku ajak anak tersebut kesuatu tempat, Tiba ditempat yang aku tuju aku mulai menggali sebuah lubang, setiap kali tanah yang aku gali mengenai bajuku ,maka anak perempuanku membersihkannya. Padahal dia tidak mengetahuinya seseungguhnya lubang yang aku gali adalah untuk menguburnya hidup-hidup untuk persembahan berhala. Setelah selesai menggali lubang aku kubur anak perempuanku . Mendengar cerita itu Meneteslah air mata rosululloh Saw begitupun dengan Umar menyesali perbuatan Jahiliyyahnya sebelum dia mengenal Islam.
Begitulah sekelumit cerita Umar bin khattab sebelum dia Mengenal Nabi Muhammad SAW , Umar terkenal sangat sadis dan kejam kepada siapa saja, begitu mengenal Rasulullah SAW hatinya luluh dan menjadi orang yang sangat sabar dan tawadhu.
Dan tidak hanya Umar, para sahabat lainnya saat dikisahkan pada mereka tentang neraka dan siksaNya menangislah mereka sampai tubuhnya bergetar,menggigil bahkan pingsan saking takutnya. Begitupun saat disampaikan tentang syurga dan nikmatNya maka tertawa dan senyum bahagia tergambar pada diri dan perilakunya.
Tambahan: itu lah salah satu episode shirah nabawi dan para sahabat yang semoga senantiasa mengingatkan kita...  | selalu menyegarkan mengenang sosok2 dahsyat sepanjang sejarah peradaban manusia :) |
 | betul banget mba...sejarah bukan bagian masa lalu yang mesti dilupakan tapi harus jadi cerminan buat melangkah kedepan... |
| |
|